Pengajian Rutin Musholla Ar-Rubaiyah Bahas Teknis Sholat bagi yang Tidak Mampu Berdiri

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 88 Kali
Pengajian Rutin Musholla Ar-Rubaiyah

Di tengah dinginnya udara pagi akibat hujan yang mengguyur semalaman, semangat jamaah Musholla Ar-Rubaiyah, Kampung Kepel Kongsi, Kelurahan Kepel, tetap menggelora mengikuti pengajian rutin pada Ahad pagi, 07 Desember 2025. Pengajian diawali dengan pembacaan Rotib Al-Atthos secara berjamaah yang dipimpin oleh KH. Ahmad Khoiron, dilanjutkan dengan sambutan dari Takmir Musholla, Ust. Badrul Huda, S.Pd.I, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul.


Sebanyak kurang lebih 60 jamaah bapak dan ibu-ibu menghadiri kegiatan tersebut. Pengajian kali ini mengangkat tema “Urutan Teknis Sholat bagi yang Tidak Mampu Berdiri” yang disampaikan oleh Ust. M. Sulthon Fathoni, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul.

Dalam pemaparannya, Ustadz Sulthon menjelaskan bahwa berdiri dalam sholat fardhu adalah rukun bagi yang mampu. Jika tidak mampu, maka boleh dilakukan sambil duduk. Jika duduk pun tidak mampu, maka sholat dilakukan sambil tidur miring menghadap kiblat. Jika tidak memungkinkan juga, maka dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Beliau juga menambahkan bahwa untuk sholat sunah, berdiri hukumnya sunnah meski mampu. Namun, jika seseorang sholat sunah sambil duduk padahal mampu berdiri, maka sholatnya tetap sah, tetapi pahala yang didapat hanya separuhnya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari jamaah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembinaan keagamaan yang konsisten di tengah masyarakat dan sarana meningkatkan pemahaman syariat secara praktis. (MSF)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *