Kaji Kitab Risalatul Mu’awanah, Ustadz Ainul Yaqin Tekankan Pentingnya Menjaga Lisan

  • KUA_BUGULKIDUL
  • Disukai 0
  • Dibaca 221 Kali
Suasana penuh khidmat mengikuti kajian Kitab Risalatul Mu’awanah

Pengasuh Majelis Taklim Al-Hidayah sekaligus Penyuluh Agama Islam KUA Bugul Kidul, Ustadz M. Ainul Yaqin, membedah lanjutan fasal adab berbicara dari kitab Risalatul Mu’awanah karya ulama besar Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa lisan merupakan anggota tubuh yang sangat menentukan kualitas iman seorang Muslim.

Pikirkan Sebelum Berucap

Ustadz Ainul Yaqin mengingatkan para jamaah untuk menghindari pembicaraan yang tidak berguna. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah kebiasaan bersumpah dengan menyebut asma Allah secara sembarangan dalam percakapan sehari-hari.

"Janganlah mudah bersumpah dengan nama Allah kecuali dalam keadaan yang sangat terpaksa. Pertimbangkan dan pikirkan masak-masak sebelum ucapan sumpah itu keluar dari mulut kita," tegasnya di hadapan jamaah yang hadir dengan khidmat.


Bahaya Kebohongan dan Ghibah

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa kebohongan adalah salah satu perusak keimanan yang paling nyata. Selain itu, jamaah diajak untuk menjauhi penyakit lisan seperti ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), serta senda gurau yang tidak bersusila.

Sebagai penutup materi, Ustadz Ainul Yaqin memberikan rumus sederhana dalam menjaga adab berbicara: "Pikirkan sebelum berbicara. Jika sekiranya ucapan itu baik, maka berbicaralah. Namun jika tidak membawa kebaikan, maka diam adalah pilihan terbaik."

Kegiatan rutin ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi spiritual bagi masyarakat Jelakrejo untuk membentuk karakter yang santun dan religius dalam kehidupan bermasyarakat. (AIN)