Bimbingan Teknis E-Kinerja : Transformasi Digital dan Bimbingan Penyuluhan Yang Berdampak
Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kemenag ke-80
serta upaya meningkatkan kualitas kinerja dan efektivitas layanan penyuluhan
agama kembali dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Kinerja
yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di Rumah Makan
Kebon Pring Kota Pasuruan. Kegiatan ini diikuti oleh para Penyuluh Agama dari
wilayah Pasuruan Raya, baik dari kota maupun kabupaten Pasuruan,
Mengusung tema “Transformasi Digital E-Kinerja
sebagai Upaya Peningkatan Kinerja dan Bimbingan Penyuluhan yang Berdampak,”
bimtek ini bertujuan memperkuat kompetensi penyuluh dalam memanfaatkan platform
digital E-Kinerja sebagai instrumen pelaporan, evaluasi, dan perencanaan
program penyuluhan yang lebih transparan, terukur, dan akuntabel.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Dr. H. Rasyidi, S.Ag, M.Si yang menekankan pentingnya digitalisasi dalam tata kelola kinerja aparatur penyuluh. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa transformasi digital bukan sekadar tuntutan administrasi, tetapi merupakan langkah strategis agar penyuluhan agama dapat lebih adaptif, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sambutan Kedua disampaikan oleh Plt. Kepala Kantor kementerian Agama Kab. Pasuruan, H. Syamthon, S.HI, M.Hum, yang menekankan agar Penyuluh Agama mampu menjawab kritik dan tantangan dakwah dengan bukti nyata bukan sekedar kata-kata. Sesi inti menghadirkan narasumber dari PW-Ipari Jawa Timur yang memaparkan Tupoksi Penyuluh Agama, tatacara penyusunan SKP, cara optimal mengisi laporan harian dan bulanan, teknik penyusunan rencana kerja yang berbasis data, dan Input bukti kinerja melalui E-Kinerja
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta aktif
berdiskusi mengenai kendala teknis dan administratif yang sering dihadapi dalam
pelaporan kinerja. Melalui sesi tanya jawab, peserta memperoleh solusi praktis
sekaligus pemahaman baru tentang pentingnya konsistensi, akurasi data, dan
keselarasan antara program kerja penyuluhan dengan indikator kinerja pada
aplikasi.
Menjelang penutupan, panitia menegaskan bahwa Bimtek ini
diharapkan menjadi momentum bagi para penyuluh agama untuk meningkatkan
profesionalitas serta memperkuat dampak bimbingan mereka di masyarakat. Dengan
pemanfaatan E-Kinerja secara optimal, penyuluhan agama di Pasuruan Raya
diharapkan dapat semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan
memberikan kontribusi yang lebih nyata dalam pembangunan kehidupan beragama. Kegiatan
kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menandai komitmen bersama
untuk melangkah menuju tata kelola kinerja aparatur penyuluh yang lebih modern
dan berdampak. (Rif)
